Dewas BPJS Ketenagakerjaan : BPJS Ketenagakerjaan Belum Menjadi Lembaga Modern

  • Bagikan

Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan, Poempida Hidayatulloh menilai BPJS Ketenagakerjaan saat ini belum bisa dikatakan sebagai lembaga modern. 

Hal ini dikarenakan implementasi dari manajemen risiko yang minimalis dan belum membudayanya praktek dalam kontek tersebut.

“Sehingga banyak sekali sampah persoalan yang harus dibereskan oleh pengawas dan manajemen sendiri. Ini membuat lembaga tersebut  tidak leluasa dalam melakukan pengembangan ke depan karena senantiasa diwarisi oleh persoalan-persoalan yang terjadi sebelumnya,” kata Poempida di Jakarta, Rabu (30/10/2019)

Poempida mengatakan budaya manajemen risiko harus dapat terimplementasikan dari pusat hingga ke level cabang, yang dipimpin oleh masing-masing kepala unit terkait.

Risiko harus senantiasa dimitigasi secara terprogram dan budget yang tepat. Sehingga berbagai potensi masalah dapat diantisipasi dan dikelola apabila memang tidak terelakan lagi untuk terjadi.

Poempida menambahkan Dewas mempunyai agenda menjadikan lembaga ini menjadi lembaga modern yang cepat beradaptasi dengan perubahan yang cepat.

Oleh karena itu, Dewas mendorong direksi untuk segera melakukan pengembangan struktur organisasi secara substantif, kualitas maupun kuantitas dalam hal manajemen risiko.

“Jika memang serius menjadikan BPJS Ketenagakerjaan menjadi suatu lembaga kebanggaan bangsa, sesuai dengan visi dan misi BPJS Ketenagakerjaan, maka menurut hemat kami, tidak perlu lagi ada keraguan lagi pada direksi untuk berkomitmen mengimplementasikan hal itu,” pungkas Poempida.

  • Bagikan