Tiga Hari Bojonegoro Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Roboh dan Kerugian Mencapai milyaran

  • Bagikan

Hujan disertai angin kencang terjang 12 wilayah Kecamatan di Bojonegoro, hujan deras dan angin kencang terjadi selama beberapa hari sejak sabtu – hingga senin. Akibat angin kencang banyak pohon tumbang, beberapa rumah warga roboh, dan gedung mengalami kerusakan, listrik PLN padam.

Hujan yang disertai angin kencang tersebut terjadi pada Sabtu (09/11/2019) lalu, menyebabkan beberapa rumah, gedung yang ada di sekitar Kota Bojonegoro mengalami kerusakan parah. Bahkan beberapa pohon juga tumbang sehingga menyebabkan aliran listrik di wilayah Kota Bojonegoro padam dan seakan kondisinya seperti kota mati karena gelap gulita.

Hari senin sore (11/11/2019) angin kencang kembali menerjang wilayah Bojonegoro, data dari BPBD Bojonegoro menunjukkan akibat hujan deras dan angin kencang di Kecamatan Sukosewu 13 rumah roboh dan puluhan rumah lainnya roboh.

“Hujan disertai angin puting beliung terjadi di 12 Kecamatan yakni Kecamatan Bojonegoro, Kapas, Balen, Sumberrejo, Kepohbaru, Trucuk, Kalitidu, Dander, Ngasem, Ngambon, Margomulyo dan Gayam,” kata Kepala BPBD Bojonegoro, Umar Ghoni.

Lanjut Umar, meski akibat hujan disertai angin puting itu terjadi tersebut beruntung tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tersebut mencapai 1.9 miliar (1.957.200.000). Hal itu karena banyaknya rumah roboh dan beberapa gedung yang rusak.

Masih kata Umar, dengan banyaknya rumah yang mengalami roboh, maka butuh terpal untuk berlindung sementara para korban.

BPBD menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. mengingat BMKG sebelumnya telah menghimbau akan adanya angin kencang.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Bojonegoro agar selalu waspada akan datang bencana, terlebih lagi saat ini musim penghujan mulai terjadi.

Hari ini Selasa (12/11/2019) Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, di dampingi Sekda dan Kepala BPBD mengunjungi korban angin kencang dan menyerahkan bantuan kepada para korban.

  • Bagikan