Wagub Jatim Meninjau Langsung PLN Pulihkan Listrik Surabaya – Sidoarjo

  • Bagikan

Kliksajajatim.co- Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak lakuakan kunjungan ke kantor PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur untuk berkoordinasi terkait dengan progres pemulihan kelistrikan pasca dampak anomali cuaca di Jawa Timur, Senin (06/01).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan situasi yang sedang dihadapi PLN, sekaligus menawarkan bantuan untuk teman-teman PLN yang telah bekerja keras memulihkan kembali pasokan listrik.

Hujan dan angin kencang yang terjadi telah merobohkan tiang listrik, pohon dan reklame yang menyebabkan listrik padam. Tidak hanya itu, cuaca yang ekstrim juga menyebabkan mobil-mobil tertimpa tiang. Tercatat hingga Senin (6/1) Pukul 11.00 WIB PLN telah berhasil menormalkan 100% wilayah Surabaya dan 90% wilayah Sidoarjo. 1680 pelanggan PLN Sidoarjo masih dalam kondisi padam, dimana sebelumnya terdapat 126.522 pelanggan Sidoarjo terdampak.

Diharapkan seluruh masyarakat dapat bekerjasama sebaik mungkin kepada tim petugas yang di lapangan, karena ini masalah kehandalan dan keselamatan, dan harus waspada, termasuk harus memaklumi jika banjir terjadi, maka PLN akan matikan aliran listrik.

“Semua menyangkut keamanan. Tadi saya sudah cek di sini, sudah dilakukan langkah-langkah untuk meminimalisir dampak dan keselamatan warga di tengah potensi banjir tadi,” tutur Wagub Emil dalam kunjungannya.

Wagub mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah preventif pengamanan listrik di rumah masing-masing. Jika air mulai masuk ke rumah, segera amankan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan segera matikan MCB. Tak lupa Emil juga mengajak masyarakat Jawa Timur berdoa bersama agar diberi perlindungan dan keselamatan.

Sementara, General Manager PLN UID Jatim, Bob Saril menyebutkan, saat ini petugas sedang mendirikan konstruksi tiang baru menggantikan tiang yang patah dan roboh. PLN bekoordinasi secara terpusat untuk memastikan pemulihan dilakukan secara cepat.

“Kita melakukan koordinasi dan bersinergi secara bersama-sama dengan pemerintah dan berupaya semaksimal mungkin untuk menormalkan keadaan dan juga meminimalisir dampak dan keselamatan warga di tengah potensi banjir,” imbuhnya. (*)

  • Bagikan