Bupati Jombang Ajak Semua Pihak Biasakan Menanam, Merawat dan Menjaga Lingkungan

  • Bagikan

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengajak semua pihak untuk bisa mebiasakan menanam pohon, merawat dan menjaga lingkungan.

Menurutnya, kegiatan seperti tanam pohon, merawatnya dan menjaga lingkungan merupakan wujud tanggungjawab nyata dari setiap individu pada bangsa sekaligus bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Hal itu disampaikan oleh Mundjidah dalam sambutannya saat kegiatan penanaman pohon bertema Sinergi Program Konservasi Lahan dan Mata Air Jombang Lestari menjaga alam menjaga masa depan. Bertempat di Desa Ngrimbi Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Kamis (19/12/2019)

Sebanyak 2.019 batang ditanam secara serentak di Desa Ngrimbi dan merupakan bagian dari 349.312 pohon yang ditargetkan ditanam pada tahun 2019 pada lahan kritis dan mata air yang bersumberkan dari dukungan anggaran Pemerintah, corporate (swasta) dan partisipasi masyarakat dengan jenis bambu, klengkeng, kemiri, kepuh, jambu merah, trembesi, mahoni, akasia dan beberapa jenis lain

Gerakan dan aksi bersama penghijauan sinergi konservasi lahan dan mata air Jombang lestari tersebut mengambil tema “Menjaga alam menjaga masa depan”

Gerakan tersebut juga dilakukan dalam rangka pencanangan sinergi program konservasi lahan dan mata air yang akan dilakukan antara Dinas LH Kab. Jombang, Perhutani, Dinas Kehutanan Prop. Jatim dan BPDAS Brantas.

Dalam sambutannya Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan perwujudan kerja sama yang harmonis dan proporsional antara pemerintah, swasta dan masyarakat merupakan pilar penting dalam pembangunan lingkungan hidup.

Peningkatan partisipasi dengan pola pendekatan dan edukasi pada masyarakat harus terus dilakukan. Karena hal tersebut sangat terkait dengan perilaku, kebiasaan dan budaya masyarakat, tentang bagaimana memperlakukan dan menghargai lingkungan dengan lebih baik lagi.

Sebagaimana Instruksi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan INS.1/MENLHK/PDASHL/DAS.1/8/2017 yang mewajibkan kita menanam dan memelihara sekurang-kurangnya 25 pohon selama hidup. Angka 25 batang itu berasal dari 5 batang saat sampai jenjang SD, 5 batang SMP, 5 batang SMU, 5 batang perguruan tinggi, dan 5 batang saat menikah.

  • Bagikan