Pemesan Melalui Oline, BNNP Jatim Gagalkan Kiriman 4 Kg Sabu di Tol

  • Bagikan

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leo Sinambela saat ditemui di Mapolda Jatim, Sabtu (26/10/2019) menjelaskan bahwa tindakan perdagangan orang tersebut memang dilakukan dari jarak jauh. Hubungan antara muncikari dengan pelanggan dilakukan melalui telepon dan aplikasi obrolan.

“Pemesannya melalui jaringan online. Telepon, ditawarkan,” ujarnya.

Tim Bidang Pemberantasan BNNP Jatim meringkus komplotan pembawa narkotika jenis sabu-sabu dalam sebuah bus. Penangkapan ini dilakukan di tengah jalan tol sesaat setelah informasi serta ciri-ciri pembawa narkoba mereka dapatkan.

Tak hanya sekadar melakukan penawaran terhadap pelanggan, Leo mengatakan bahwa muncikari yang berinisal JL (51) juga mengatur suatu sistem khusus untuk memasarkan para perempuan yang ada di dalam jaringannya. Namun hingga saat ini Leo masih belum dapat mengungkapkan sepenuhnya lantaran proses pemeriksaan masih berlangsung.

“Ada sistem atau nanajemen sendiri yang dibuat muncikari,” tuturnya.

Namun, melihat salah satu pekerjanya yang berasal dari Jakarta dan berlatar bekalang sebagai publik figur, Leo memperkirakan jaringan prostitusi tersebut merupakan jaringan yang besar. Saat ini pihaknya masih mendalami apakah jaringan JL juga berhubungan dengan jaringan prostitusi artis yang melibatkan Vanessa Angel.

“Itu masih kita dalami. Karena jaringan prostitusi seperti ini nyatanya memang ada, terulang serupa,” imbuh Leo.

Sebelumnya, polisi menangkap tiga orang dari sebuah hotel di Kota Batu, Jumat (25/10) malam. Mereka adalah PA dan OC yang ditemukan dalam sebuah kamar usai berhubungan badan. Sementara JL ditemukan di kamar lainnya yang merupakan muncikari PA. Ketiganya dikeler ke Mapolda Jatim malam itu juga untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan prostitusi online.

“Tentunya dikenakan pasal muncikari, Pasal 506 dan 296 KUHP tentang prostitusi,” tutup Leo.

  • Bagikan