Pemerintah kota Surabaya dan Dinas perdagangan luncurkan Aplikasi Khusus E-Localmarket

  • Bagikan

kliksajajatim.co- Pemkot Surabaya memberikan perhatian khusus terhadap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM). Tidak saja dalam wujud memberikan pelatihan atau membantu pemasaran, namun juga menyiapkan aplikasi khusus untuk memasarkan produk mereka.(16/01)

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Surabaya, Wiwik Widayati mengatakan, aplikasi namanya E-Localmarket dan ini akan memperluas jaringan pemasaran produk UMKM, sehingga UMKM akan makin berkembang dan membantu pemerintah daerah mengatasi masalah sosial khususnya pengangguran.

“Aplikasi ini merupakan inovasi dari Tim Dinas Perdagangan Surabaya untuk membantu optimalisasi pemasaran produk UMKM di Surabaya di era millenial. Tentunya jika usaha berskala mikro, kecil dan menengah eksis bisa membantu pemkot mengatasi masalah pengangguran,” ujar mantan Kadis Perpustakaan tersebut

Aplikasi E- Localmarket digunakan untuk pemasaran produk UMKM di sektor kuliner, fashion dan handicraft. Menurut Wiwik, 3 produk tersebut sangat dominan di Surabaya sehingga aplikasi yang dibuat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar produk yang terkait. Namun demikian tidak menutup kemungkinan ada pengembangan dari aplikasi E- Localmarket seiring dengan pertumbuhan UMKM di Surabaya.

“Saat ini UMKM Surabaya paling dominan ya kuliner, fashion dan handicraft . Nah ini memjadi dasar kami dalam membuat aplikasi E – Localmarket. Tapi kedepan bisa juga bertambah cakupannya karena UMKM di Surabaya terus tumbuh dan beragam,” lanjut pejabat perempuan Pemkot Surabaya yang sarat prestasi ini.

Saat ini di Surabaya terdapat lebih dari 10.000 pelaku UMKM. Mereka ini sebagian besar adalah mantan para pekerja pabrik yang terkena rasionalisasi perusahaan, selain juga ibu rumah tangga. Wiwik menegaskan jika mereka tidak mandiri akan menjadi beban yang berat bagi pemkot. Karenanya pemkot berkewajiban membantu mereka agar tetap eksis dengan memperluas jaringan pemasaran melalui sarana IT.

“Pelaku UMKM ini hebat, karena mereka rata rata korban PHK. Coba bayangkan jika mereka hanya pasrah saja pasti akan jadi beban pemkot. Karena mereka tangguh dan mau berusaha maka Pemkot Surabaya harus membantu mereka dengan memperluas pasar produksi melalui aplikasi maupun web.

Tidak ada biaya sama sekali untuk mereka. Semua bisa diakses, apalagi jaringan internet di Surabaya sudah sampai disemua kecamatan dan kelurahan,” pungkas Wiwik Widayati.

  • Bagikan