Gubernur : Jadikan Jawa Timur Bumi Majapahit Sebagai Gravitasi Potensi Wisata

  • Bagikan

kliksajajatim.co- Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan agar menjadikan Jawa Timur Bumi Majapahit sebagai gravitasi baru potensi pariwisata.

Demikian dikatakannya bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat Peluncuran Kalender Even Pariwisata Tahun 2020 di Hotel Shangri-La Surabaya, Senin (27/1) malam.

Budaya Majapahit bagi pegiat budaya bisa dijadikan media guna mengangkat muatan budaya Raja Majapahit yang mampu dieksplorasi dengan maksimal sebagai budaya lokal yang layak untuk dijual kepada wisatawan. Karena itu, sudah saatnya Jawa Timur bumi Majapahit sebagai gravitasi baru bagi potensi wisata. Kata Khofifah

Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 9 di wilayah Malang bagian selatan. Jika nantinya wilayah itu sudah beroperasi, maka akan banyak pantai pantai menawan yang bisa memancing dan mendatangkan wisatawan.

” Potensi baru varian varian bagi wisatawan pecinta pantai. Saya yakin JLS Lot 9 jika sudah beroperasi, wisatawan yang suka akan pantai pasti akan banyak yang hadir dan ini sebuah varian baru yang harus kita dukung bersama,” ujarnya.

Jika sebelumnya sudah Blue Fire di Island dan Banyuwangi serta Oksigen bersih yang ada Yordania dan Giliiyang Sumenep, maka menghadapi dunia industri 4.0, industri tekstil dan produk tekstil serta kuliner makanan dan minuman di Jawa Timur akan menjadi gravitasi bagi wisatawan luar negeri dan dalam negeri sehingga mampu memberikan devisa bagi Jawa Timur.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf/Badan Parekraf, Rizki Handayani mengatakan, Kementerian Pariwisata berharap dengan adanya Peluncuran Kalender Even 2020 akan mampu meningkatkan kualitas wisatawan, tidak hanya wisatawan yang banyak, tapi mampu mendatangkan devisa dan membuat lama kunjungan wisata bertempat tinggal di Jawa Timur.

“Ini akan tercapai dengan didukung kalender even yang malam ini diluncurkan. Saya berharap semua pemangku kepentingan baik pemerintah, tour Travel, hotel, media, serta masyarakat Jawa Timur dapat turut menggelorakan even wisata ini secara masif, sehingga akan membawa perubahan yang lebih baik bagi Jawa Timur,” ujarnya.

  • Bagikan