Dua Hari Diterjang Puting Beliung, Kerugian di Magetan Hampir Rp 1 M

  • Bagikan

Nilai kerugian material akibat terjangan angin puting beliung di Kabupaten Magetan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Prediksi itu berdasarkan kerusakan bangunan rumah, kandang hewan ternak, dan fasilitas umum di beberapa wilayah dalam dua hari, 10-11 Desember 2019.

“Data (kerugian) masih bisa bertambah dan mendekati angka miliar rupiah,” kata Kasi Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Magetan, Fery Yoga Saputra, Kamis 12 Desember 2019.

Kemungkinan bertambahnya nilai kerugian karena BPBD masih menerima perkembangan data kerugian material dari  petugas di lapangan hingga Kamis sore. Selain itu, penghitungan kerusakan yang terjadi di GOR Ki Mageti belum dapat dilakukan. Sebab, membutuhkan petugas teknis bangunan untuk meninjau lokasi.

“Taksiran kerugian yang sulit dihitung untuk GOR. Jadi, nilai kerugian secara pasti belum dapat kami sampaikan,” ujar Fery kepada Jatimnet.com.

Angin puting beliung di Magetan menerjang sejumlah desa di sembilan kecamatan, yaitu Sidorejo, Panekan, Bendo, Sukomoro, Maospati, Magetan, Ngariboyo, Barat, dan Karangrejo.

Sebanyak 126 bangunan rumah, fasilitas umum, dan kandang hewan rusak. Kategori kerusakannya berat, sedang, dan ringan dengan kondisi yang roboh maupun bagian atapnya rusak.

Selain itu, angin puting beliung juga mengakibatkan puluhan pohon yang berada di 25 titik tepi jalan ambruk. Kondisi ini sempat memacetkan arus lalu lintas, seperti di jalan raya Magetan-Maospati, Jalan Balipanjang-Sidorejo, dan Jalan Bupati Sudibyo di Kelurahan Mangkujan.

“Dampak lainnya ada beberapa warga yang mengalami luka ringan,” Fery menambahkan

Ia menuturkan, potensi terjadinya angin puting beliung di Magetan diprediksi masih cukup tinggi di awal musim hujan ini. Berdasarkan informasi BMKG, Fery menyatakan, fenomena alam dipicu oleh pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) yang biasanya muncul tiba-tiba.

Pertumbuhan awan cumulonimbus yang cukup tebal tentunya membawa uap air. Ketika hujan atau sebelumnya awan itu akan menghasilkan angin kencang yang biasanya berlangsung singkat.

  • Bagikan