Tidak Bayar Pajak, BPRD Bersama Ditlantas Polda Metro Jaya Akan Sita dan Lelang Kendaraan Roda Dua Maupun Roda Empat.

  • Bagikan

9/1/2020

Jakarta – Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya, cukup serius dalam menindak penunggak pajak kendaraan roda dua maupun roda empat. Dalam waktu dekat ini, akan digelar razia besar – besaran, sasarannya ialah pengguna mobil dan sepeda motor yang belum membayar pajak.

BPRD dan juga Ditlantas Polda Metro Jaya tidak berhenti mengingatkan kepada para penunggak pajak untuk segera membayar pajak. Sebab, banyak kerugian yang akan ditanggung oleh orang tersebut.

Dikutip dari laman resmi Humaspolri.go.id, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya (AKBP Sumardji) menjelaskan, kendaraan itu bisa disita dan dilelang. Bahkan, identitas yang tercantum pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bisa ikut diblokir.

“Jadi kerugiannya banyak sekali, dihimbau agar segera melakukan pembayaran atau pelunasan pajak kendaraan,” ujar AKBP Sumardji.

Sanksi atau denda administrasi pajak juga akan semakin tinggi, karena pemilik tidak bisa membayar pajak sebelum melakukan aktivasi ulang atau melepas pemblokiran tersebut.

AKBP Sumardji menambahkan “Kami juga sedang mengembangkan sistem yang terkoneksi Electronic Registration Identification (ERI). Jika identitasnya tidak sesuai, tentunya akan merugikan pemilik kendaraan,”

Terhitung sampai akhir tahun 2019, total ada 342 unit mobil mewah yang berhasil diblokir, karena masih menunggak pajak atau belum membayar kewajiban membayar pajak kendaraan.

Mobil mewah yang berhasil terjaring tersebut, datang dari beragam merk dengan berbagai jenis. Hampir 80% didominasi oleh merk premium asal Eropa, seperti Mercedes–Benz, Aston Martin, BMW, Bentley, Audi, Land Rover, Jaguar, Rolls Royce, Ferrari, dan lainnya.

  • Bagikan