Polres Gunungkidul Siapkan Pos Penyekatan Jelang Lebaran 2021

  • Bagikan

Gunungkidul, Kliksaja Jogja – Kepolisian Resort (Polres) Gunungkidul menyiapkan skema penyekatan di jalur masuk utama Kabupaten Gunungkidul.

Melansir dari situs Infogunungkidul, Penyekatan tersebut dilakukan untuk merespon kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Gunungkidul Kompol Sunarto mengatakan bahwa, pihaknya menyiapkan dua Pos Penyekatan yakni, di Hargodumilah, Kapanewon Patuk dan Bedoyo, Kapanewon Ponjong.

Pemberhentian akan di prioritaskan terhadap kendaraan roda empat dengan plat nomor luar DIY. Kendaraan yang memaksa melintas, akan diminta untuk putar balik.

“Kami syaratkan adanya kartu identitas, SIM, serta surat keterangan bebas Covid-19, Adapun surat keterangan tersebut mengacu pada hasil Rapid Antigen Test dari dokter atau fasilitas kesehatan (faskes) asal,” katanya di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Gunungkidul, Jum’at (30/04/2021) siang.

Agar penyekatan berjalan efektif, aparat yang berada di wilayah Semin maupun Ngawen juga disiagakan. Petugas di kedua tempat tersebut juga ditugaskan untuk melakukan penyekatan hingga patroli.

“Namun sifatnya situasional, Semin sendiri nanti statusnya sebagai Pos Pelayanan,” ujar Sunarto.

Menurutnya, penyekatan akan dilakukan berjadwal, sehingga petugas akan melakukan kajian terhadap kapan kendaraan dari luar DIY akan tiba dan masuk ke wilayah Gunungkidul.

3 Teknis Penyekatan

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Martinus Sakti mengatakan, setidaknya terdapat 3 teknis penyekatan. Tindakan diambil berdasarkan kelengkapan persyaratan yang dimiliki pengendara.

“Kendaraan plat luar DIY akan diputar balik, begitu juga dengan plat AB tapi KTP luar serta tidak dilengkapi surat hasil Rapid Antigen Test,” jelas Martinus.

Aturan ini dikecualikan jika pengendara memiliki maksud dan tujuan jelas untuk ke Gunungkidul. Ia mencontohkan semisal dalam rangka tugas dinas atau kedaruratan.

Selain itu, Polres Gunungkidul juga akan menyiapkan petugas medis bersama Dinas Kesehatan, termasuk menyiapkan alat Rapid Antigen Test di Pos Penyekatan.

Menurut Martinus, tes akan diprioritaskan pada pengendara dari luar DIY, terutama yang belum memiliki surat keterangan bebas Covid-19. Hal itu dilakukan demi menjamin kondisi kesehatan para pendatang.

“Aktivitas penyekatan sendiri berlaku dari 6-17 Mei atau selama 12 hari, sesuai instruksi pemerintah,” katanya. (*)

  • Bagikan