oleh

Penyortir Jambu Berbasis Kecerdasan Buatan Karya Mahasiswa UNY

Yogyakarta, Kliksaja Jogja –Untuk membantu petani jambu biji, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat inovasi rancangan alat sortir jambu otomatis menggunakan teknologi yang dapat mengenali warna seperti sensor TCS3200.

Melansir dari situs Kompas.com, Hal ini untuk membantu Petani jambu biji untuk membedakan kualitas jambu biji yang baik dan berkualitas.

Selain itu, juga untuk meminimalisir kelamahana cara manual, yakni akurasi warna yang tidak stabil dan proses penimbangan membutuhkan waktu cukup lama.

Alat penyortir jambu

Karya ini berhasil meraih dana Dikti dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta tahun 2020.

Para mahasiswa yang terlibat dalam inovasi ini, yakni Fardiansyah Nur Aziz dan Utami Nur Melyasari.

Mereka adalah mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Elektronika serta Puput Putri Witadiana prodi Pendidikan Kimia.

Menurut Fardiansyah Nur Aziz, menmakan alat ini Aisogu sebagai sarana untuk menyortir jambu biji berbasis Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.

“Teknologi sensor TCS3200 apabila dikombinasikan dapat mengenali warna pada masing-masing buah jambu yang dikontrol menggunakan Arduino Uno,” kata Fardiansyah dalam keterangan tertulis kepada awak media, Minggu (04/04/2021).

Dalam proses sortir, Arduino Uno akan membaca warna pada kulit pada buah jambu dengan Fuzzy Logic Controller Artificial Intelligence.

Setelah itu alat ini dapat membuat keputusan berdasar nilai input yang telah didapat.

Teknologi ini akan menghasilkan keluaran berupa kategori terhadap buah jambu, yakni buah jambu yang mangkal, matang dan terlalu matang.

Puput Putri Witadiana menjelaskan, keunggulan dari alat ini meliputi persepsi kematangan yang terstandarisasi.

Lalu buah jambu juga jarang tersentuh tangan, sehingga tidak mudah membusuk dan lebih awet.

Dengan begitu bisa menjaga mutu pada saat distribusi ke konsumen.

“Bisa juga perkirakan usia layak konsumsi dan pastinya higienis,” sebut dia.

Utami Nur menambahkan, bahan untuk pembuatan Aisogu adalah sensor warna TCS3200, motor servo, DC motor conveyor, driver motor MOSFET, tombol, Arduino UNO, sensor IR obstacle dan LCD display 16×2.

Cara pengerjaan

Cara kerja Aisogu yaitu memasukkan jambu ke dalam wadah penampungan dan melewati sensor TCS3200 dan sensor IR sebagai controller.

Setelah jambu matang, perangkat motor servo 1 akan mengarahkan jambu ke wadah 1.

Apabila jambu terlalu matang maka motor servo 2 akan mengarahkan jambu ke wadah 2.

Sedangkan jambu mengkal maka motor servo 1 dan 2 akan diam dan jambu mengarah ke wadah 3.

“Desain rancangan produk dapat dikembangkan lebih lanjut supaya bisa diproduksi secara massal. Sehingga dapat diterapkan pada daerah penghasil jambu biji untuk membantu petani jambu biji ketika melakukan proses penyortiran,” tutur Utami. (*)

 

Umpan Berita