Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul Bagikan 74 Unit Alsintan Kepada Petani

  • Bagikan

Gunungkidul, Kliksaja Jogja – Dinas Pertanian Pangan Gunungkidul membagikan 74 unit alat mesin pertanian kepada 74 kelompok tani, Kamis, 22-4-2021.

Melansir dari situs Infogunungkidul, Heri Susanto, S.Kom, MSi selaku Wakil Bupati Gunungkidul melakukan penyerahan secara simbolis di Kantor Dinas Tanaman Gunungkidul.

“Petani sejahtera bangsa Indonesia jaya,” ucap Wakil Heri Susanto, menyemangati petani saat menyerahkan alsintan.

Menurut Wakil Bupati, Kementerian Pertanian selalu berupaya membuat regulasi yang arahnya supaya petani makmur.

“Peningkatan produksi pertanian melalui optimalisasi lahan dengan sentuhan teknologi menjadi konsen pemerintah,” tandas Heri Susanto.

Dia berpesan, agar para petani dapat menerima dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik baiknya, dan tidak boleh mangkrak.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Ir. Bambang Wisnu Broto di depan 30 perwakilan poktan penerima alsintan menyatakan, batuan tersebut bersumber dari APBN dan APBD 2021.

“Jenis bantuan berupa 3 unit power thresher, 5 unit cornsheler/pemipil jagung, 1 unit UPH (unit pengolahan hasil) mokaf yang bersumber dari pusat / Kementerian Pertanian. dan juga ada tambahan 39 unit alat olahan hasil pertanian untuk 39 kelompok tani wanita,” terang Bambang Wisnubroto.

Selain alsintan, lanjut Bambang Wisnu Broto, ada juga pembagian bantuan pemerintah berupa infrastruktur air antara lain 5 unit dam parit untuk mendukung tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan.

Termasuk rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) 10 unit, irigasi perpompaan besar 5 unit; irigasi perpipaan untuk tanaman pangan, horti dan perkebunan 4 unit, irigasi perpompaan menengah 2 unit.

“Pembangunan infrastruktur dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok tani,” jelasnya.

Sementara itu Anita, SP. MSi. mewakili Kadinas Pertanian DIY mengapresiasi penyerahan bantuan pemerintah karena terlaksana secara transparan dan prosedural.

“Semoga bermanfaat bagi petani. Gunungkidul merupakan andalan DIY dalam penyediaan pangan. Hampir 70,5 % angka produksi pangan DIY dari Gunungkidul,” ujar Anita.

  • Bagikan