Bupati Kulon Progo Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Gede Wongsokarto Dan PP GIPA Rohmatul Quran Wates

  • Bagikan

Kulon Progo – Peletakan batu pertama oleh Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutejo didampingi Wakil Bupati Fajar Gegana bersama segenap pengurus Pondok Pesantren.

Dilansir dari situs resmi Pemkab Kulon Progo, peletakan batu tersebut untuk pembangunan Masjid Gede Wongsokarto dan Pondok Pesantren (PP) Griya Insan Penghafal Al Quran (GIPA) Rohmatul Quran, di Terbah, Wates. Rabu (13/01/2020).

Pembangunan Masjid di kompleks Pondok Pesantren ini merupakan tanah wakaf dari Keluarga Wongsokarto seluas 4000 meter, guna memajukan pendidikan dan kebutuhan tempat ibadah bagi umat Islam.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan keberadaan Masjid tentu akan semakin menambah nuansa agamis, sesuai dengan kebutuhan tempat ibadah bagi umat Islam di sini.

Menurutnya masjid ini bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk pusat pembinaan umat, bukan hanya sebagai tempat ibadah saja. Selain itu, pemanfaatan Masjid ini bukan hanya warga Terbah saja, tetapi bagi masyarakat sekitarnya dan masyarakat luas.

“Segala usaha dan jernih payah dalam membangun masjid ini perlu diimbangi dengan usaha untuk memakmurkan masjid. Jangan sampai masjid ini nantinya hanya ramai pada saat-saat tertentu, seperti pada saat bulan Ramadhan saja,” ujarnya

Sutedjo menambahkan di era modernisasi saat ini, hendaknya Masjid bisa mengambil peran sinergis sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta menjadi filter dari arus budaya modern yang cenderung bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Masjid jangan sekedar menjadi kebanggaan dan simbol tetapi gunakanlah sebagai pusat pembinaan dan pembangunan umat Islam ke depannya,” kata Sutedjo

Sementara itu, Pengasuh dan Ketua yayasan GIPA Rohmatul Quran Rochmatullah mengungkapkan, selai masjid pembangunan ini juga sebagai lembaga pendidikan yang menitik beratkan pada bidang tahfidz Quran atau penghafal Al Quran.

“Lembaga ini sudah beroprasi di Sentolo dan pembangunan lembaga ini karena adanya tanah wakaf dari keluarga Wongsokarto seluas 4000 meter.

Pondok Pesantren ini nantinya akan kita sinergikan terkait bidang tahfidz Quran, mulai dari Penitipan Anak, PAUD, dan SD. Harapannya kedepan ketika sudah SMP dan SMA, anak menjadi generasi Qurani,” ujarnya

Rochmatullah menamabhkan kami bekerja sama berbagai pihak, termasuk masyarakat, kami minta masyarakat juga terlibat dalam lembaga ini, sehingga bisa memajukan Kabupaten Kulon Progo menjadi lebih baik.

“Harapan kami lembaga ini menjadi icon pendidikan AL-Quran di Wates, yang dapat bersinergi dengan lembaga formal atau sekolah lainnya.

Selain itu, terkait pendidikan bahasa, kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk tenaga pengajar bahasa, pada akhirnya dapat memberikan kontribusi pada lembaga pendidikan di Pondok Pesantren ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini dihadiri Perwakilan PWNU DIY, PCNU Kulon Progo, serta dilaksanakan doa Khotmil Quran dalam rangka memulai pembangunan di Pondok Pesantren GIPA Rohmatul Quran berupa pendidikan formal (PAUD, TK dan SD) serta pendidikan informal (Tahfidul Quran, Penitipan Anak, Seni Qiroatul Quran, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang dan Bahasa Mandarin).

Semoga setiap proses pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta Allah SWT mencukupkan dana yang diperlukan.

 

  • Bagikan