Bagi Penolak Vaksin Covid-19 di DIY, Sultan Pastikan Tidak Akan Memberi Sanksi

  • Bagikan

Yogyakarta – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X memastikan tidak akan ada sanksi bagi penolak vaksin Covid-19.

Dilansir dari Kompas.com, Sultan mengatakan bahwa akan menerapakan perlakuan berbeda dengan daerah lain, dengan kepercayaan kearifan lokal masyarakat DIY tidak akan dilakukan sanksi, kata Sultan.

hal tersebut beliau sampaikan saat memberi sambutan pemberian vaksin perdana di DIY, di Bangsal Kepatihan, Kamis (14/01/2021).

Sultan HBX berkeyakinan bahwa seluruh lapisan masyarakat DIY nanti akan siap melakukan vaksin dengan penuh kesadaran. Menurut Ngarsa Ndalem, masyarakat harus menjadi subyek untuk menangkal penyebaran Covid-19.

“Seluruh lapisan masyarakat DIY dengan kesadaran akan siap divaksinasi, masyarakat harus jadi subyek untuk menangkal Covid-19 ini,” ujar dia. Sultan menyampaikan DIY sendiri akan mendapatkan vaksinasi sebesar 2.605.179 dosis yang akan diterapkan menjadi 4 tahap.

“Pertama untuk tenaga kesehatan, lalu pelayanan publik, masyarakat rentan, dan pelaku ekonomi esensial termasuk masyarakat umum. Sementara ini baru 26.806 dosis dikirim pada tahap pertama,” katanya.

Sedangkan tahap pertama ini ada sebanyak 36.247 tenaga kesehatan di DIY yang sudah terdata, sedangkan pada tahap kedua ada sebanyak 555.290 petugas publik, tahap ketiga 995.353 masyarakat rentan dan terakhir 1.650.179 bagi pelaku esensial dan masyarakat lain.

“Kalau ketersediaan vaksin lancar DIY siap menyelesaikan vaksinasi hingga akhir 2021,” tutup Sultan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menyampaikan pasca- pelaksanaan kick off vaksinasi, dilanjutkan dengan pelaksanaan vaksinasi menyeluruh di DIY secara bertahap.

Periode I (Januari sampai April 2021) Tahap 1. Sasaran tenaga kesehatan sejumlah 26.624. Tahap 2. Sasaran petugas pelayanan publik dan Lanjut Usia sejumlah 555.290.

Periode II (April 2021 sampai Maret 2022) Tahap 3. Sasaran masyarakat rentan (masyarakat di daerah risiko penularan tinggi) sejumlah 995.353.

Tahap 4. Sasaran pelaku ekonomi esensial dan masyarakat lainnya sejumlah 1.067.912 “Kami berharap bahwa meskipun telah dilaksanakan vaksinasi, disiplin terhadap protokol kesehatan tetap harus kita lakukan.

Disiplin dalam memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas tetap harus digiatkan, Semoga dengan vaksinasi Covid-19 mampu mengendalikan laju pandemi Covid-19,” ujar Pembajun.

 

 

  • Bagikan